Kamis, 10 Oktober 2013

CARA MEMILIH BAN SEPEDA MOTOR YANG TEPAT

Ban bagi sepeda motor memiliki peran yang sangat penting. Komponen ini tak sekadar menjadi titik tumpuan antara sepeda motor dan beban yang disangga dengan lintasan yang dilalui saja, tetapi juga menentukan kenyamanan saat melaju.

“Ban juga berkaitan erat dengan keamanan dalam berkendara,” tutur Nur Hafidi, mekanik Mardika Motor, Sudimara, Tangerang.
Menurut Hafid, spesifikasi ban yang tidak sesuai dengan karakter motor dan jalanan yang saban hari dilalui menimbulkan ketidaknyamanan. Begitupun bila struktur ban telah aus dan ukiran di permukaan telah habis. “Memiliki potensi menimbulkan kecelakaan,” kata dia.

Oleh karena itu, sebelum mengganti ban sepeda motor dengan ban yang berbeda dengan bawaan pabrik, sebaiknya dipertimbangkan tiga hal. Ketiga hal itu adalah sebagai berikut.

1. Pahami kode yang ada di ban dan kegunaannya 
Pada umumnya, pabrik ban menggunakan dua macam kode, yaitu imperial dan metric. Kode tersebut selain menyatakan dimensi ban, juga menunjukkan bahan serta batas kemampuan ban saat digunakan.

Misalnya, ban berkode 120/90 – 16 67H. Angka 120 adalah ukuran lebar–dalam satu millimeter–ban. Angka 90 menunjukkan persentase perbandingan antara tinggi ban atau dinding bagian samping ban dengan lebar ban.

“Jika tertulis 90 berarti 90 persen dikalikan lebar ban yaitu 120. Hasilnya tinggi dinding ban adalah 108 milimeter,” terang Hafidi.

Adapun angka 16 adalah diameter pelek yang diukur dengan satuan inci. Artinya, ban tersebut disarankan untuk digunakan pada pelek yang berukuran 16 inci. “Bila peleknya lebih besar atau lebih kecil maka akan mengurangi kenyamanan,” tandas Hafidi.

Sementara, angka 67 adalah batas beban maksimum yang bisa disangga oleh ban yang bersangkutan. Untuk mengetahui batas maksimum itu, angka tersebut harus dikalikan dengan load index (LI), yaitu 4,6. Indeks tersebut ditetapkan secara internasional.

Jadi, bila tertera 67 berarti 67x4,6 = 307 kilogram. Itulah, beban maksimum yang masih bisa disangga oleh ban.

“Sedangkan huruf H adalah kode laju kecepatan maksimum kendaraan yang masih bisa ditoleransi oleh ban,” ujar Hafidi.

H berarti ban tersebut sanggup diajak melesat hingga kecepatan 210 kilometer per jam.

Kode ini telah ditetapkan secara internasional dan masing-masing huruf mewakili kecepatan tertentu.
2. Pilih ban sesuai dengan kecepatan berkendara 
Satu hal yang patut dicatat adalah jangan menggunakan ban yang hanya sesuai dengan kecepatan tertentu, misalnya 160 kilometer per jam (kpj), tetapi digunakan untuk kecepatan 200 kpj. Selain tidak nyaman, itu mengundang bahaya.

Kode lainnya adalah Q menunjukkan ban itu bisa dipakai dengan kecepatan maksimum 160 kpj, S untuk 190 kpj dan T untuk 190 kpj.

Masih ada beberapa kode lainnya. Oleh karena itu, konsultasikan dengan ahli, baik mekanik di bengkel yang Anda percaya atau mekanik di toko ban bila Anda berniat mengganti ban bawaan pabrik dengan ban baru.

3. Pilih ban dalam yang sesuai 
Setelah menentukan pilihan ban luar sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan motor Anda, sebaiknya juga memilih ban dalam yang tepat. Ketepatan tidak hanya memudahkan perawatan saja, tetapi juga kenyamanan atau bahkan keamanan Anda dalam berkendara.

Selama ini pabrikan ban memproduksi dua jenis ban dalam berdasar bahan dasar yang digunakannya, yaitu NR singkatan dari Natural Rubber atau karet alam dan Butylethilene yaitu dari bahan senyawa polimer.

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Ban dari bahan karet alam atau NR lebih mudah kehilangan volume angin. Sebaliknya, Butyl lebih tahan lama.

“Dalam waktu seminggu, misalnya tekanan angin di ban NR bisa berkurang 5–6 persen, tetapi Butyl hanya 1–2 persen,” jelas Hafidi.

Ingat, tekanan angin tidak hanya berpengaruh pada tingkat konsumen bahan bakar dan kenyamanan saat berkendara saja, tetapi juga keamanan.

Adapun kelebihan ban NR adalah lebih empuk ketimbang ban dari bahan senyawa polimer tersebut. "Pilihlah ban dalam yang sesuai dengan spesifikasi ban luar. Bila tidak mengerti konsultasikan dengan mekanik," saran Hafidi.

(www.supra125holic.blogspot.com)

Rabu, 09 Oktober 2013

TIPS MENJAGA BAN SEPEDA MOTOR AGAR TETAP AWET


Karet ban yang kerap melaju di jalanan adalah piranti motor yang memiliki peran yang sangat vital. Ritual merawat si bundar pun wajib dilakukan para pengendara motor. Selain untuk efisiensi penggunaan ban, perawatan ban yang benar juga turut menjaga keselamatan pengendara maupun penumpangnya. Agar ban motor Anda tetap awet terjaga hingga maksimal pemakaian 1.5 tahun, maka perlakukan ban motor Anda berikut ini:
  1. Minimalkan penggunaan standar samping. Selain ban sebelah kiri sebagai tumpuan, hal ini juga berakibat sokbreker cepat rusak.
  2. Periksa tekanan udara pada ban motor Anda secara berkala (minimal setiap 3 hari sekali), karena tekanan angin yang tidak tepat akan mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas laku sepeda motor.
  3. Hindarkan dari cairan kimia yang merusak, seperti oli dan bensin. Bila terkena, segera bersihkan dengan air.
  4. Cek kondisi sokbreker, pastikan tidak ada kebocoran karena akan mengganggu keseimbangan tekanan bodi. Gangguan ini akan berakibat bodi motor miring dan berat kendaraan bertumpu pada roda yang soknya lemah. Tak hanya itu, ban di bagian penumpu akan cepat aus. Bila Anda memasang velg jari-jari, gunakan rim tape yang berfungsi untuk melindungi ban dalam dari tusukan jari-jari.
  5. Memang tak bisa dihindari memarkir motor di lokasi yang terkena panas langsung, namun hal ini akan berakibat material dasar ban terkena sengatan sinar ultra violet dan mempercepat kekerasan ban yang berakibat ban jadi mudah getas.
  6. Demi keamanan, ganti ban yang sudah melewati batas TWI.
Jika ban motor Anda mengalami penurunan tekanan angin secara tidak wajar, lakukan penanganan segera:
  1. periksa apakah ukuran ban sudah sesuai dengan velg yang terpasang
  2. periksa kebocoran valve, ganti jika perlu.
  3. periksa bibir velg yang bersentuhan dengan ban. Cermati apakah kondisinya masih mulus/rusak karena bengkok, catnya mengelupas atau ada benda asing. Raba permukaannya, kasar atau tampak tidak sempurna. Segera perbaiki dan ganti ban jika perlu.
  4. Cek kapan terakhir Anda menambalkan ban. Jika kondisinya mengkhawatirkan, segera perbaiki dan ganti jika perlu.
  5. Apakah kondisi velg retak? jika velg pernah bengkok dan dipress ulang, kemungkinan velg akan mengalami keretakan, karena itu velg harus segera diganti.
  6. Periksa kembali apakah posisi rim line sudah sejajar dengan bibir velg. Perbaiki segera posisinya.

Agar ban Anda tetap awet meski tidak dipasang pada motor, perhatikan juga cara penyimpanannya:
  1. Pastikan ruangan terlindung dari sinar matahari dan UV.
  2. Jaga temperatur ruangan agar tidak terjadi perubahan suhu yang ekstrim secara terus menerus.
  3. Simpan ban dengan cara diberdirikan satu persatu.

Pun, demi keselamatan pengendara dan keawetan ban, jika Anda akan memasang ban, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan:
  1. Gunakan peralatan aman agar ban dan velg tidak rusak.
  2. Pastikan velg sejajar dengan rim line saat terpasang.
  3. Periksa dan pastikan arah putar ban sesuai petunjuk.
  4. Cek tekanan angin yang sesuai standar.
  5. Ujuran ban dalam harus sesuai dengan ukuran ban luar.
  6. Pastikan tidak ada benda asing misal, kerikil atau paku di dalam ban.
  7. Gunakan selalu rim tape yang melindungi ban dalam dari tusukan spoke velg.
  8. Pastikan posisi valve ban dalam sesuai dengan tanda valve yang tertera pada ban.
  9. Periksa kekencangan mur ban dalam.
  10. Sejajarkan posisi ban belakang agar lurus dengan ban depan, untuk mencegah keolengan.
  11. Setelah ban terpasang, tarik beberapa kali tuas remnya terutama rem hidrolik sampai terasa tekana rem sudah lembali normal. Ini untuk menghidari terjadinya rem blong.
http://supra125holic.blogspot.com/2011/07/tips-menjaga-ban-sepeda-motor-agar.html

Selasa, 08 Oktober 2013

PANDUAN PILIH KNALPOT BUAT HONDA SUPRA X 125

Butuh panduan beli knalpot buat Honda Supra X 125 atau Karisma 125? Siappp.. nih, kita kasih hasil tes 5 produk yang jadi bahan pertimbangan.

Ada AHRS F4 Hexacone 02, Ahau, Nob1 3Bold Series, Stanlee dan SKR. Pengujian performa pakai Honda Supra X 125 tahun 2005 kondisi standar, jarak tempuh 50 ribu km.

Pengukur tenaga dan torsi, digunakan dynamometer merek DYNOmite milik Ultraspeed di Jl. Dr. Ciptomangunkusumo No.42, Ciledug (H. Mencong), Tangerang. Tiap knalpot diuji 3 kali run, bahan bakar Premium.

Pakai knalpot standar, tenaga terukur 10,3 dk/7.150 rpm, torsi 11,7 Nm/5.250 rpm (ingat, ini data motor yang kami pakai tes, ya!). Hasil tes knalpot aftermarketnya, ada di bawah!

AHRS F4 Hexacone 02
Dibuat dari pelat yang dikrom. Antara leher dan silencer dibikin model slip-on yang diperkuat 2 buah per, memudahkan kala bongkar pasang dan tak gampang patah. Silencer berbentuk oval dengan lubang belah ketupat, tampak sporti.

Menurut Asep Rohendi, telemarketing AHRS, knalpot ini dijual Rp 350 ribu. Setelah dipasang, tenaga yang dihasilkan mencapai 10,82 dk/7.600 rpm, torsi 12,2 Nm/5.100 rpm. Peningkatan tenaganya sebesar 0,53 dk, torsi 0,5 Nm. Suaranya cukup nyaring.

Ahau
Leher terbuat dari besi yang dikrom, bagian silencer dari pipa aluminium. Suaranya tergolong nyaring. “Harga eceran tertingginya (HET) Rp 250 ribu,” kata Ergus Oei, dari bengkel R59, di kawasan Ciputat, Tangerang yang menjajakan knalpot ini. Setelah didyno, tenaga jadi 10,94 dk/7.300 rpm, torsi 12 Nm/5.100 rpm. Naik 0,64 dk dan 0,3 Nm.

Nob1 3Bold
Penampilannya tergolong sporti, silencer-nya oval mirip AHRS. Penyambungan silencer dan leher dari besi dikrom, dengan sistem slip-on. Kelebihannya, diberi pelindung plastik penahan panas. Suara tergolong lembut, jika ingin lebih senyap, diberi opsi db-killer.

“Dijual Rp 275 ribu,” terang Rio Napon, marketing knalpot yang pengemasannya tergolong rapi ini. Tenaga yang dihasilkan jadi 10,52 dk/8.000 rpm, torsi 12,1 Nm/5.100 rpm. Naik 0,22 dk dan 0,4 Nm.

Stanlee
Dibuat dari stainless steel. Tampilannya terkesan elegan, dengan peredam besar dan suara paling lembut. “Harganya Rp 550 ribu, dan kami garansi 3 tahun,” urai Andri, pemilik merek ini. Kenaikan tenaga cukup besar, jadi 10,92 dk/7.550 rpm, torsi 12 Nm/5.200 rpm. Atau naik 0,62 dk dan 0,3 Nm.

SKR
Diracik dari pelat galvanis, diberi pernis. Sedang silencer pakai pipa aluminium. Suara yang dihasilkan tergolong sangat nyaring.

Knalpot ini bikinan Gondrong, alias Misjaya. “Harganya hanya Rp 150 ribu,” terangnya. Power yang bisa diraih mencapai 11 dk/7.300 rpm, torsinya 11,8 Nm/5.400 rpm. Artinya naik 0,7 dk dan 0,1 Nm.

Kesimpulan

Peningkatan performa lewat pemasangan knalpot aftermarket ini dari 0,22 dk sampai 0,7 dk. Sedang torsi antara 0,1 Nm sampai 0,5 Nm. Jika mau lebih maksimal, mesti setingan lain, seperti diungkapkan Freddy A Gautama, pemilik Ultraspeed, “Minimal setting ulang karburator."
Data Performa
Merk Tenaga Torsi
Standar 10,3 dk / 7.150 rpm 11,7 nm / 5.250 rpm
AHRS F4 Hexacone 02 10,82 dk / 7.600 rpm 12,2 nm / 5100 rpm
Ahau 10,94 dk / 7.300 rpm 12,1 nm / 5.100 rpm
Nobi 3Bold 10,52 dk / 8.000 rpm 12 nm / 5.200 rpm
Stanlee 10,92 dk / 7.550 rpm 11,8 nm / 5.400 rpm
SKR 11 dk / 7.300 rpm

TIPS AGAR RANTAI MOTOR TETAP AWET

Banyak pengendara motor yang rantai motornya putus di tengah jalan, padahal kita sedang diburu waktu. Nah tak mau hal itu terjadi kan. Apa yang mesti dilakukan agar rantai motor tidak putus di tengah jalan?

Berikut beberapa tips untuk Anda :

1. Yang wajib Anda lakukan adalah melumasi rantai motor secara berkala dengan menggunakan pelumas khusus rantai atau chain lube 2.000-3.000 km. Minimal satu bulan sekali. Langkah itu perlu dilakukan agar menjaga rantai tidak kering dan karatan. Gunakan dengan sikat kecil seperti sikat gigi supaya merata. Tetapi melumeri oli dengan pelumas satu bulan sekali (2.000-3.000 km) tidak perlu dilakukan ketika rantai motor Anda menggunakan O-ring. 

2. Bersihkan rantai dari kotoran dan air sebelum rantai dilumeri dengan pelumas. Sesering Anda mengecek kebersihan rantai, maka lebih baik.

 
3. Pastikan rantai memiliki ketegangan yang cukup. Tidak terlalu tegang dan tidak terlalu kendur. Umumnya, rantai yang disetel terlalu kencang akan memberi beban yang berlebih. Namun sebaliknya jika rantai yang disetel terlalu kendur dikhawatirkan akan membuat rantai terlepas dari mata gir. Rantai kendur akan mengeluarkan suara aneh dan akan memberikan sentakan yang berlebih saat motor pertama kali dijalankan. Tingkat kekeduran optimalnya 2-3 cm.

4. Cek kondisi gir kecil. Biasanya banyak kotoran banyak menempel pada bagian itu. Putaran rantai juga menjadi keset dan tidak lancar. Setelah itu pastikan gir depan dan gir belakang sejajar.

5. Ganti sproket depan, sproket belakang serta rantai begitu usianya sudah 1,5-2 tahun (15.000 km keatas). Jangan potong rantai dengan alasan menghemat kantong.

6. Jangan keseringan melakukan akselerasi sejak awal, karena memperpendek usia logam rantai.

MERAWAT CAT MOTOR AGAR TETAP KINCLONG

Apakah anda bingung cara merawat cat motor anda agar tetap tampil kinclong. Kalau bingung ini ada beberapa tips agar motor anda tetap Kinclong dan menarik lebih lama.


 
1. Jangan Mencuci Motor dengan Deterjen atau Sabun Colek
Mencuci motor dengan deterjen atau sabun colek sangat tidak dianjurkan. Karena kandungan kimia deterjen atau sabun colek disesuaian untuk mencuci kotoran pada kain sehingga kandungan kimianya sangat keras bisa merusak cat motor. Oleh karena gunakanlah selalu Shampoo motor untuk mencuci motor anda, karena zat kimia yang terkandung didalamnya disesuaikan agar tidak merusak warna cat motor anda.


 
2. Proses Pengeringan Harus Sempurna
Proses pengeringan yang tidak sempurna meninggalkan bercak air yang bisa merusak cat motor anda. Karena hal ini akan menyebabkan timbulnya noda air dan jamur yang  nantinya akan sulit di hilangkan. Oleh karena itu usahakan anda mengeringkan motor anda dengan sempurna, selalu gunakan kanebo yang bersih agar permukaan cat tidak tergores dan kering dengan sempurna.
 
3. Hindari parkir tempat terbuka (tanpa atap) dalam waktu yang lama
Parkir ditempat terbuka tanpa atap akan merusak cat motor anda karena terik sinar matahari dan embun bisa membuat warna cat motor kamu menjadi kusam dan menimbulkan karat pada bagian motor  yang terbuat dari logam.


 
4. Jangan terlalu sering menggunakan cairan pengkilap motor
Penggunaan cairan khusus untuk mengkilapkan warna motor kalau terlalu sering lama-kelamaan akan mengakibatkan cat terkikis sehingga akan pudar dan luntur.


5. Pemasangan stiker motor yang berlebihan
Pemasangan stiker yang berlebihan akan mengakibatkan cat motor anda terdapat bekas karena ketika akan di lepas maka lapisan pelindung cat pada body motor akan ikut terlepas dan bekasnya akan terlihat cukup jelas.

Kelima tips di atas mudah-mudahan berguna bagi anda yang ingin motornya tampil selalu kinclong dan tampak baru.

Senin, 07 Oktober 2013

Pengaruh aplikasi knalpot racing pada motor 4T standart

Aplikasi knalpot racing, untuk motor 4tak, sudah menjadi trend wajib untuk kalangan penyuka modifikasi. selain mampu mendongkrak penampilan makin garang, juga suara yang di raungkan menggelegar. apa saja yang perlu diperhatikan untuk aplikasinya?

Karakter knalpot racing
namanya saja knalpot racing tentunya aplikasi knalpot ini untuk mendapatkan performa yg lebih dari standartnya. karena konstruksi yang cenderung agak nge-loss , kerja kompresi mesin tidak terhambat pemampatan tabung knalpot yang biasanya banyak sekat/ bidang pemampatannya, sehingga penyaluran gas pembakaran terbilang lancar.



Efek yang ditimbulkan?
Konstruksi yang nge-loss dengan tendangan balik minim, kompresi pembakaran akan meningkat. Efek yang paling terasa adalah konsumsi bahan bakar semakin boros. yang lebih beresiko adalah pengoperasian motor yang tidak sesuai prosedur alias sembarangan, bisa berakibat fatal, paling sederhana adalah ring piston cepat aus, selain itu piston bisa cepat tergores, atau bahkan macet, dan ujung2nya kerusakan lah yg terjadi.

Yang harus diperhatikan!
1. jangan sembarangan membeli knalpot racing, yg tidak jelas spesifikasinya yang paling bijak (dan harga terjangkau)  adalah lakukan pemesanan di bengkel knalpot terpercaya, yg memiliki beragam ukuran dan konstruksi yg sesuai dengan karakter mesin, standart atau tune up, bahkan kita bisa mendesain sendiri konstruksinya, atau opsi lain jika agan2 punya doku lebih, beli knalpot yg high end (branded ternama) yang menjamin kualitas.


2. lakukan prosedur sewajarnya saat mengendarai motor, lakukan start awal normal-normal saja, jika rpm mesin sudah tinggi silahkan menggeber dan memainkan rpm karena pada kondisi ini sirkuasi oli sudah sempurna.

3. sesuaikan ukuran, misalnyadiameter out silinder disamakan dengan diameter leher ujung angsa, agar tidak terjadi pemampatan gas buang yg berlebihan, karena jika diameter ujung leher angsa lebih kecil, bisa memicu peningkatan suhu mesin berlebihan.


4. lakukan penyetelan ulang karburator, ataupun injector (untuk yg ber injeksi) setelah penggantian knalpot, dengan kondisi ini jangan setel suplay bahan bakar pada settingan kering , lebih bagus pada settingan basah untuk menghindari suhu mesin meningkat secara berlebihan.

5.Perhatikan kondisi dan warna busi. jika busi berwarna putih bersih, berarti settingan terlalu kering,  atau sebaliknya busi ke hitaman, settingan terlalu basah…., idealnya adalah kecoklatan/ merah bata berarti settingan sudah tepat.

6.ganti oli secara teratur, bila perlu lakukan penggantian lebih cepat dari jadwalnya, mengingat suhu mesin yg meningkat ,untuk menghindari menurunnya kualitas pelumasan karena pemakaian mesin pada kondisi panas yg terlalu lama.

semoga bermanfaat, silahkan sesuaikan knalpot, pilihan anda sesuai karakter mesin,(jangan terlalu berisik) keep safety riding, dan jangan asal riding…………   :)

Jangan Asal Ganti Busi Motor Injeksi, Perhatikan Resistan-nya

salahkaprahaplikasibusiFN-Arseen
Busi termasuk komponen vital pada sistem pengapian. Part ini jadi ujung tombak menciptakan pembakaran di ruang bakar.Bener to kang bro…Tapi, masih banyak yang cuma tau sebatas itu. Sehingga ketika busi motor kesayangan mengalami masalah atau sudah waktunya diganti, si pemilik motor main ganti dengan sembarang busi atau pakai milik motor lain. Anggapan mereka, yang penting bentuk deratnya sama (lebih baik nanya daripada tersesat dihutan).
Padahal komponen ini dirancang punya spesifikasi tertentu yang belum tentu cocok dipakai di motor yang bukan peruntukkannya. Seperti contohnya busi vixion,busi  Jupiter MX 135 yang memang model deratnya mirip sama punya V-Ixion. Di awal-awal pemakaian Vixion tak memperlihatkan gejala yang aneh. Namun beberapa hari kemudian, lari motor mulai muncul gejala ndut-ndutan.Terutama saat gas dipelintir mendadak atau waktu di putaran atas, Tapi begitu busi diganti yang benar-benar buat V-Ixion; pakai NGK CR8E (bisa juga pakai Denso U24ESR-N), masalah itu langsung hilang sampai sekarang. Kok bisa gitu ya?

Soal lari ndut-ndutan itu kemungkinan besar dari sistem pengapian. Yaitu dari kesalahan pemakaian busi, sehingga menyebabkan terganggunya sistem injeksi pada motor ini. V-Ixion tidak bisa pakai sembarang busi. Harus yang menganut resistan (biasanya ada huruf R pada kode busi).Untuk motor yang banyak sensornya, harus pakai busi beresistor. Sebab saat terjadi loncatan api, busi yang tak menganut resistor tingkat radiasi atau gelombang elektromagnetiknya tinggi. Sehingga akan menggangu kinerja sensor-sensor yang ada.
salahkaprahaplikasibusi03-Arseen
Perumpamaannya kayak petir deh. Pasti Anda pernah dengar atau bahkan mengalaminya sendiri. Waktu petir nyambar dekat rumah, tau-tau ada perangkat elektronik kayak TV, radio, telepon dan lainnya yang tiba-tiba korslet atau mati mendadak. Nah, itu karena terkena radiasi dari sambaran petir tadi.

Tentu imbasnya akan mempengaruhi kinerja dapur pacu juga. Lo, tapi kan busi Jupiter MX (NGK CPR8EA-9/Denso U24EPR-9) menganut resistor juga? “Benar. Tapi tingkat resistansinya sudah pasti dirancang beda dari kebutuhan V-Ixion. Alhasil otomatis kemampuan meredam radiasi yang terpancar pun akan beda pula,Kodenya aja sudah beda.
Sudah paham belum…..jadi jangan asal ganti busi ya,